Waterproofing Basement

Lindungi struktur bawah tanah dari tekanan air tanah dan kelembapan ekstrem.

Tantangan Struktur Bawah Tanah

Basement adalah bagian bangunan yang paling rentan terhadap air karena posisinya yang berada di bawah permukaan tanah. Tekanan hidrostatik dari air tanah dapat mendorong air masuk melalui celah sekecil apapun pada beton (kapilaritas).

Dampak Kebocoran Basement:

Metode Penanganan Basement Bocor

Kami memiliki 3 pendekatan utama tergantung kondisi proyek (Bangunan Baru vs Renovasi):
Sistem Membran Bakar (Positive Side)
Ideal untuk konstruksi baru. Waterproofing dipasang di sisi luar dinding beton (sebelum ditimbun tanah) untuk mencegah air menyentuh struktur beton sama sekali.
Sistem Cementitious Slurry (Negative Side)
Solusi untuk perbaikan basement eksisting. Waterproofing kristalisasi diaplikasikan dari sisi dalam. Bahan kimia aktif meresap ke dalam pori beton dan membentuk kristal yang memblokir air.
Injeksi Basement
Jika kebocoran hanya terjadi di titik-titik tertentu (retakan aktif), kami menggunakan metode High Pressure PU Injection. Cairan Polyurethane disuntikkan untuk mematikan aliran air seketika dari dalam beton.